2030: Teknologi yang akan mengubah dunia

2030-id

Rutger van Santen, Djan Khoe and Bram Vermeer, 2030: Technology That Will Change the World.
Publisher: Oxford University Press, New York.
Hardback, 304 pages.
Price: $29.95.
ISBN: 9780195377170

Para rekan penulis saya

Saya menulis buku ini bersama dua ahli terkemuka. Rutger van Santen dari Faculty of Chemistry, Eindhoven University of Technology. Ia mendapatkan Spinoza Price pada tahun 1997 atas kontribusinya di bidang sains. Djan Khoe adalah Professor of Electro-Optical Communication di Eindhoven University of Technology. Sebagai peneliti yang mendapat banyak penghargaan, ia telah diangkat sebagai Fellow oleh Institute of Electronic and Electrical Engineering dan Optical Society of America.

Gambaran dari teknologi yang akan mengubah hidup kita, mengedepankan karya dari para ahli dalam berbagai bidang.

Pada 16 September 2010 diterbitkan dalam bahasa Inggris: Teknologi yang akan mengubah dunia, penjelajahan atas batas-batas terdepan teknologi. Buku ini akan diterjemahkan ke dalam bahasa Korea, Indonesia, dan Cina, dan mudah-mudahan ke dalam banyak bahasa lain.

Peradaban manusia semakin sering dihadapkan pada krisis-krisis yang, untuk pertama kalinya dalam sejarah kita, betul-betul berskala global. Krisis kekurangan bahan pangan yang kita lihat pada tahun 2007 terjadi secara bersamaan di Asia, Afrika, dan Amerika Selatan; resesi yang terjadi pada tahun 2008 juga terjadi secara bersamaan di seluruh dunia; dan saat wabah flu terjadi di tahun 2009, virus flu dapat menyeberang antar benua dalam beberapa hari saja. Sementara itu, perubahan iklim dan menipisnya sumber minyak juga merupakan tantangan global yang kita hadapi dalam dekade-dekade mendatang. Akar dari globalisasi bencana ada dalam teknologi kita: generasi demi generasi ilmuwan telah terjalin erat dalam jaringan industri, komunikasi, dan pemasaran internasional yang telah menghasilkan saling ketergantungan yang mendunia. Jaringan-jaringan global ini telah terjalin begitu erat sehingga kita menghadapi nasib yang sama. Kita akan bertahan bersama-sama atau mungkin sekali musnah bersama-sama.

Saya telah berbicara dengan para ilmuwan dan teknokrat serta para visionari tentang bagaimana dunia yang mereka inginkan 20 tahun mendatang. Saya meminta mereka untuk memperkirakan penelitian apa yang diperlukan di tahun-tahun mendatang dan menempatkannya dalam konteks yang lebih luas. Apakah kita memiliki kemampuan untuk mempengaruhi alur sejarah? Terobosan-terobosan apa yang akan diperlukan untuk membuat dunia ini menjadi tempat yang lebih baik?
Meskipun bidang-bidang penelitian mereka sangat berbeda, para ahli itu mengajukan ide-ide yang menunjukkan sejumlah kesamaan-kesamaan yang penting. Hal ini menunjukkan bahwa banyak proses yang telah menjadi saling berkaitan, bahwa berbagai jaringan global yang ada telah saling bertautan. Ada ilmu baru yang dikembangkan yang mempelajari kesamaan-kesamaan ini. Krisis keuangan, kerusakan perangkat mikroelektronik, dan wabah flu dalam tingkat yang lebih dalam dapat dijabarkan dalam kerangka yang sama.
Pemahaman baru akan keteraturan yang mendasari sistem yang kompleks menawarkan kepada kita cara pandang yang baru terhadap metode-metode kesinambungan, kestabilan, dan pencegahan krisis: cara baru untuk memandang ke depan yang dapat membantu kita mengidentifikasikan masalah-masalah penting untuk tahun 2030.

Buku ini diterbitkan pada 16 September 2010 oleh Oxford University Press di New York. Buku yang ditulis dalam bahasa yang jelas dan bebas dari jargon-jargon ini menawarkan kilasan yang memukau dan meyakinkan akan masa depan. Pada tahun 2011 buku ini akan tersedia dalam bahasa Korea dan pada tahun 2012 dalam bahasa Cina yang disederhanakan ('Han') dan bahasa Indonesia.